Penyebab Sinyal Palapa Dapat Telkom Hilang

Penyebab Sinyal Palapa Dapat Telkom Hilang

IDCloudmedia.com – Anda pengguna tv parabola pernah mengalami sinyal satelit Palapa dapat namun sinyal Telkom malah hilang atau sebaliknya? atau Sinyal Palapa dan Telkom awalnya ada kemudian Telkom menghilang?

Sinyal Palapa Dapat Telkom Hilang adalah permasalahan klasik yang sering dihadapi pengguna parabola dan mayoritas tracker.

Kebanyakan masyarakat Indonesia mengarahkan parabolanya ke Satelit Palapa dan Telkom untuk channel tv nasional, sehingga job order kebanyakan untuk lock Palapa Telkom atau repointing ulang agar arahnya tepat.

Beberapa permasalahan yang berkaitan dengan sinyal satelit Palapa dan Telkom diantaranya:

  • Sinyal palapa ada, namun sinyal telkom tidak ada atau sebaliknya
  • Sinyal palapa ada, sinyal telkom lemah atau sebaliknya
  • Sinyal palapa lemah, sinyal telkom kuat atau sebaliknya
  • Sinyal palapa ada, sinyal telkom ada, ada channel di satelit palapa yang gambarnya rusak
  • Sinyal palapa ada, sinyal telkom ada, ada channel di satelit telkom yang gambarnya rusak
  • Palapa dan telkom tidak mau menyatu (tidak akur, tarik menarik)

sinyal palapa dapat telkom menghilang

Ada beberapa penyebab yang mengakibatkan sinyal Palapa dapat namun sinyal Telkom Hilang, atau bisa juga sinyal Palapa tidak dapat namun sinyal Telkom ada.

Penyebab Sinyal Palapa Dapat, Telkom Hilang, disebabkan oleh faktor-faktor diantaranya:

  • Jarak LNB belum tepat
    Untuk setiap ukuran parabola, lnb untuk palapa dan telkom jaraknya berbeda, sebagai contoh pada parabola/ dish ukuran 1.8 meter (6 feet) jarak lnb palapa telkom hampir berdempetan, sementara di parabola 10 feet ada jarak sekitar 2-3 jari atau ± 5 cm
  • Kedalaman LNB belum tepat
    Setelah jarak lnb, faktor selanjutnya adalah kedalaman lnb. Pada lnb sudah ada ukurannya, biasanya kedalaman lnb yang digunakan adalah 38 dan 40. Untuk mendapatkan sinyal satelit palapa dan telkom dapat menggunakan kombinasi kedalaman lnb.
    Misalnya kedalaman lnb palapa 40 dan telkom 38 atau sebaliknya, silahkan bereksperimen.
  • Tiang fokus tidak tepat
    Ada dua jenis tiang fokus yang umum, yaitu tiang fokus kaki tiga dan tiang tunggal (mirip cangkul). Ketinggian tiang fokus sudah dibuat sesuai standar dari pabrik sehingga pasanglah sesuai pada posisinya.
  • Parabola kurang tamvan (sudah tidak sinkron/baling)
    Parabola yang bentuknya sudah tidak simetris biasanya akan berpengaruh terhadap sinyal yang diperoleh karena akan berpengaruh terhadap titik fokus yang dipantulkan.
  • Terhalang pohon atau bangunan
    Usahakan arah parabola tidak terhalang pohon atau bangunan baik sebagian apalagi seluruhnya.
  • Salah satu lnb mati
    Untuk mengetahuinya bisa dites misalnya dengan menjadikan lnb palapa sebagai lnb telkom, tentunya harus mengatur port dan frekuensinya. Namun kasus lnb mati sangat jarang terjadi.
  • Switch bermasalah
    Untuk switch meskipun hanya menggunakan 2 lnb, saya sarankan menggunakan switch yang untuk 4 lnb atau Diseqc.Pernah saya membenarkan parabola di rumah orang lain, katanya satelit palapa dan telkom nya tidak mau menyatu, dan di sana menggunakan switch untuk 2 lnb saja. Sudah ganti switch juga hasilnya sama satelit palapa dan telkom tidak mau akur. Jika sinyal satelit palapa ada, maka telkomnya hilang atau sebaliknya.Kebetulan masing-masing lnb kabelnya panjang dan switchnya di pasang di dalam rumah jadi mudah untuk uji coba apa yang bermasalah.Dicoba satu-satu kabel dari lnb dihubungkan ke receiver tanpa merubah posisi parabola karena sudah lock dan hanya tidak mau akur, ternyata diuji coba satu-satu masing-masing lnb sinyalnya bagus, baik palapa dan telkom ada sinyalnya.

    Akhirnya saya simpulkan penyebabnya ada di switch 22k on/off nya, saya utak atik pengaturan on dan off nya tetap begitu tidak mau akur. Jika satelit palapa ada misalnya (port1) maka telkom (port2) tidak ada sinyalnya begitu juga sebaliknya.

    Parahnya lagi, ketika saya atur palapa di port1, kemudian pengaturan port untuk palapa saya rubah ke port 2, 3, 4, tetap saja ada sinyalnya.

    Mengapa bisa ada sinyalnya padahal portnya cuma ada dua, dan port 2 pun digunakan untuk telkom? Mengapa telkom yang ada di port 2 tidak ada sinyalnya, begitu juga sebaliknya .

    Padahal kalau diuji coba satu per satu dihubungkan ke receiver tanpa switch baik palapa atau telkom ada sinyalnya.

    Dicoba dengan receiver lain juga hasilnya sama palapa dan telkom saling berebutan tarik menarik.

    Dari sini keyakinan saya tentang switch 22k on/off yang bermasalah semakin mantap. Saya ganti switch baru untuk empat LNB.

    Saya pasang, setting pengaturannya port 1 palapa port 2 telkom dan langsung normal kedua satelit tersebut channelnya dapat dinikmati tanpa pindah-pindah switch secara manual.

  • Kurang tepat posisinya
    Sinyal tv parabola berbeda dengan sinyal ponsel yang mana sambil bergerakpun ponsel masih dapat sinyal, namun jika parabola bergerak atau bergeser sedikit saja posisinya maka sinyal yang diterima menjadi kurang maksimal atau bahkan hilang.
  • Pindah satelit
    Belum lama satelit telkom 1 pada posisi 108° BT mengalami kerusakan dan sementara digantikan telkom 3s pada posisi 118° BT, kemudian channel tv yang semula di telkom 1 pindah ke telkom 3s, tidak lama posisi 108° BT ditempati kembali oleh telkom 4 (merah putih), disusul oleh pindahnya channel tv dari telkom 3s ke telkom 4 membuat pengguna parabola harus reponting parabolanya agar channel tv di telkom dapat disaksikan.

Itulah sedikit pengalaman saya ketika menghadapi masalah sinyal palapa dapat kemudian sinyal telkomnya hilang beserta penyebabnya. Semoga bisa bermanfaat buat para sobat tracker.

Jika sobat tracker memiliki pengalaman menaklukan sinyal palapa dan telkom bisa kiranya dibagikan kepada para pembaca di kolom komentar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *