Perbedaan Disclaimer Dan Privacy Policy

Perbedaan Disclaimer Dan Privacy Policy

IDCloudmedia.com – Perbedaan Disclaimer Dan Privacy Policy. Pembahasan tentang disclaimer dan privacy seperti tidak ada habisnya di kalangan blogger, apalagi banyak blogger baru bermunculan.

Disclaimer Dan Privacy Policy seperti menjadi konten wajib yang harus ada di sebuah blog atau web, tidak mengherankan jika blog / web baru biasanya memiliki dua halaman ini.

Bahkan untuk membuat halaman disclaimer dan privacy policy beberapa orang masih bingung karena belum bisa membedakan perbedaan antara disclaimer dan privacy policy.

Secara singkat memang disclaimer berbeda dengan privacy policy, disclaimer dan privacy policy dalam sebuah web atau blog biasanya ditulis pada sebuah halaman yang terpisah.

Disclaimer Dan Privacy Policy

Lalu apa yang membedakan Disclaimer Dan Privacy Policy

Halaman disclaimer

Halaman disclaimer berisi pernyataan untuk melepaskan tanggung jawab segala akibat kerugian (jika ada) yang dialami oleh orang lain dengan sebab mengikuti apa yang tertulis di sebuah website tersebut.

Kerugian bisa saja disebabkan oleh ketidaklengkapan, ketidaksesuaian, dan ketidaktepatan informasi yang disampaikan.

Salah satu contoh penggunaan dan penerapan disclaimer, anda membaca artikel tutorial tentang cara root android, kemudian di dalam artikel tersebut biasanya dituliskan disc :do with your own risk (dyor).

Ketika anda mempraktikkan tutorial tersebut kemudian android anda mati total akibat mengikuti tutorial tersebut maka anda tidak bisa menyalahkan penulisnya.

“If you do something at your own risk, you are responsible for any harm or damage that you suffer as a result You can use it, but it’s at your own risk”

Halaman disclaimer berlaku untuk semua artikel pada web dimana halaman tersebut berada.

Halaman privacy policy

Halaman ini berisi tentang informasi bagaimana kebijakan terkait privasi atau data pribadi di dalam sebuah website. Sebuah website bisa mengumpulkan data pribadi dan sejauh mana data pribadi tersebut digunakan.

Sehingga perlu dijelaskan informasi pribadi apa saja yang dikumpulkan, bagaimana dan untuk apa. Seperti di web site ini, data yang dikumpulkan bisa anda baca di halaman privacy policy

Google analytics atau alat pelacakan lainnya biasa digunakan untuk memantau jumlah pengunjung, demografis, query , dan lainnya.

Di wordpress, jika seorang pengunjung berkomentar, maka biasanya akan tercatat IP Address nya yang dipakai untuk mengecek komentar spam.

Sebuah situs biasanya menggunakan kode pelacakan pengunjung untuk memantau perkembangan situsnya bukan untuk merugikan pengunjungnya.

Pengunjung adalah aset, sehingga pemilik harus memantau informasi apa yang dibutuhkan sehingga biasanya dia akan melihat laporan analytics.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *